UMKM Teras Gunung Disorot: Iuran Mengalir, Fasilitas Terbengkalai ” Dinas Terkait Diminta Bertindak Tegas

Selasa, 24 Juni 2025 - 04:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ungaran Barat || Jejakkontruksi.com, Kompleks UMKM Teras Gunung di Jalan Gedong Songo, Ungaran, menjadi sorotan publik. Pedagang mengaku rutin membayar iuran Rp 200.000 per bulan untuk penerangan dan pengangkutan sampah. Namun, kondisi fasilitas yang rusak dan tak terawat memunculkan kecurigaan soal ke mana dana tersebut dialirkan.

Beberapa sumber yang enggan disebutkan namanya menyebutkan, petugas kebersihan hanya menerima upah Rp 50.000 per bulan. Sementara itu, (MJB)pengelola Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ,menyatakan tidak pernah menerima kontribusi apa pun dari Teras Gunung.

“Saya rutin setor ke Dinas Lingkungan Hidup, tapi dari Teras Gunung tidak pernah ada dana masuk ke kami,” ujar MJ kepada awak media dan tim LAI BPAN Jawa Tengah.

“Selain persoalan dana, keluhan soal fasilitas terus bermunculan. Kamar mandi tersumbat, lampu penerangan mati, hingga lingkungan yang kotor menjadi pemandangan sehari-hari. Ironisnya, pengurus lama seperti Sugianto alias Oscar menyatakan tak lagi bertanggung jawab karena SK kepengurusannya telah habis dan tidak diperpanjang oleh Lurah Candirejo, Aisah, S.E.

Ketua Investigasi LAI BPAN Jawa Tengah, Edy Bondan, menilai masalah ini mencerminkan buruknya tata kelola dan lemahnya pengawasan. Pihaknya menegaskan akan terus memantau dan menindaklanjuti dugaan penyimpangan tersebut.

“Kami akan kawal terus. Pengelolaan fasilitas publik harus transparan dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegas Edy.

LAI BPAN juga mendesak Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta Kelurahan Candirejo untuk turun tangan segera. Selain menyangkut kenyamanan pelaku UMKM, persoalan ini juga menyentuh kredibilitas pemerintah daerah dalam mengelola aset publik.

“UMKM jangan dijadikan sapi perah iuran. Mereka adalah ujung tombak ekonomi rakyat dan harus dilayani dengan baik,” ujar salah satu pelaku usaha dengan nada kecewa.

Baca Juga  BEM UKAW KUPANG GELAR FOKUS GROUP DISCUSSION CEGAH KEKERASAN SEKSUAL DI LINGKUNGAN KAMPUS

(Red&Tiem)

Berita Terkait

Petani Desak Pemerintah Perbaiki Aturan Pupuk Bersubsidi, Hentikan Pungli di Lapangan
Proyek Jembatan Kali Tipar Dinilai Asal-Asalan, Pekerjaan Diduga Tak Penuhi Spesifikasi Teknis
PT AMJ Jalin Sinergi dengan BPN Cilacap untuk Kerja Sama Sesuai Prosedur
Salatiga Gelar Car Free Day Spesial: Rayakan Tiga Momen Penting dengan Semangat Kebersamaan
Koperasi Kartika Pejuang Raih Penghargaan Koperasi Berprestasi
Terima Wamen ESDM, Viva Yoga Sambut Program Listrik Masuk Desa Transmigrasi
PT AMJ dan MTF Purwokerto Tingkatkan Sinergi Operasional Lewat Silaturahmi dan MoU
Silaturahmi Head Collection MUF Finance Purwokerto ke PT AMJ, Pererat Sinergi dan Komitmen Kerja Sama

Berita Terkait

Sabtu, 1 November 2025 - 09:52

Petani Desak Pemerintah Perbaiki Aturan Pupuk Bersubsidi, Hentikan Pungli di Lapangan

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 21:53

Proyek Jembatan Kali Tipar Dinilai Asal-Asalan, Pekerjaan Diduga Tak Penuhi Spesifikasi Teknis

Selasa, 12 Agustus 2025 - 00:53

PT AMJ Jalin Sinergi dengan BPN Cilacap untuk Kerja Sama Sesuai Prosedur

Senin, 28 Juli 2025 - 01:05

Salatiga Gelar Car Free Day Spesial: Rayakan Tiga Momen Penting dengan Semangat Kebersamaan

Minggu, 27 Juli 2025 - 14:38

Koperasi Kartika Pejuang Raih Penghargaan Koperasi Berprestasi

Senin, 21 Juli 2025 - 23:40

Terima Wamen ESDM, Viva Yoga Sambut Program Listrik Masuk Desa Transmigrasi

Senin, 21 Juli 2025 - 16:53

PT AMJ dan MTF Purwokerto Tingkatkan Sinergi Operasional Lewat Silaturahmi dan MoU

Rabu, 16 Juli 2025 - 15:15

Silaturahmi Head Collection MUF Finance Purwokerto ke PT AMJ, Pererat Sinergi dan Komitmen Kerja Sama

Berita Terbaru

error: Content is protected !!