Kab. Semarang|Jejakkontruksi.com
Pembangunan jembatan di Jalan MT Haryono, Ungaran, Kabupaten Semarang, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Proyek bernilai Rp 1,9 miliar yang dikerjakan oleh CV. Bintang Samudra tersebut diduga minim koordinasi dengan warga, hingga memunculkan sejumlah persoalan di lapangan.[8 /10/2025]
Keluhan mulai muncul saat saluran air di sekitar lokasi proyek ditutup, mengakibatkan genangan di badan jalan setiap turun hujan. Tidak hanya itu, aroma menyengat dari selokan turut dirasakan warga Perumahan Duta Mas yang berjarak sekitar 100 meter dari titik pekerjaan.
Warga menilai kondisi tersebut sangat mengganggu kenyamanan lingkungan, apalagi aktivitas proyek berlangsung hampir setiap hari.
Selain masalah lingkungan, pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan juga dipertanyakan. Terpantau, beberapa pekerja di lokasi tidak menggunakan kelengkapan keselamatan kerja (K3) seperti helm maupun rompi, yang seharusnya menjadi standar dasar pada setiap proyek konstruksi.
Lebih lanjut, saat tiga warga bersama mantan Ketua RW mendatangi lokasi pembangunan dengan didampingi awak media, pihak konsultan dari CV. Kankeen Djaja Konsultan tidak tampak hadir di area pekerjaan. Absennya konsultan di lapangan memunculkan dugaan lemahnya pengawasan serta komunikasi antara pihak pelaksana proyek dan masyarakat sekitar.
Warga berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi sekaligus mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan yang timbul agar pembangunan tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun keselamatan bagi warga sekitar.(Tiem/Red)







