Malaysia |Jejakkontruksi.com — Tokoh Aceh di Malaysia, Tgk Ricki, angkat bicara terkait musibah banjir besar yang melanda sejumlah daerah di Aceh dalam beberapa hari terakhir. Banjir kali ini disebut jauh lebih parah dari sebelumnya, setelah hujan berturut-turut mengguyur wilayah Aceh. BMKG memprediksi intensitas hujan masih akan berlangsung hingga 1 Desember 2025.
Tgk Ricki mengungkapkan pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat Aceh di Malaysia yang kesulitan berkomunikasi dengan keluarga di kampung halaman. Sejumlah wilayah di Aceh dilaporkan mengalami gangguan total pada jaringan listrik dan akses internet akibat terendam banjir.
“Ini sudah menjadi kebimbangan serius bagi masyarakat Aceh di perantauan, terutama terkait kondisi keluarga mereka di tanah air yang sedang menghadapi banjir besar,” ujarnya.
Ia mendesak Dinas Sosial dan instansi terkait agar segera menyalurkan bantuan darurat secara cepat dan tepat sasaran demi meringankan beban warga yang terdampak langsung banjir.
“Kami yang berada di perantauan berharap keluarga di Aceh tetap tabah menghadapi musibah ini. Semoga Allah SWT memberikan keselamatan kepada seluruh masyarakat yang terdampak,” lanjutnya.
Selain itu, Tgk Ricki juga meminta seluruh perantau Aceh — khususnya di Malaysia — untuk tetap tenang dan tidak panik apabila tidak bisa terhubung dengan keluarga. Hal ini menyusul lumpuhnya jaringan internet dan terganggunya komunikasi di beberapa daerah yang terendam banjir.
“Harap bertenang jika sementara waktu tidak dapat berkomunikasi. Kondisi akses internet benar-benar lumpuh total di sejumlah wilayah,” tegasnya.
Jejakkontruksi.com akan terus memantau perkembangan situasi banjir di Aceh dan upaya penanganan oleh pihak terkait.(Akbar/Red)







