Penjambretan Disertai Penganiayaan Terjadi di Jalan Anggrek Semarang, Korban Ibu Rumah Tangga

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan | Adi Winarko | Editor : M.Supadi
Semarang | jejakkontruksi.com  — Aksi kriminal kembali terjadi di kawasan permukiman Kota Semarang. Seorang ibu rumah tangga menjadi korban penjambretan yang disertai penganiayaan pada Minggu siang (22/2/2026).

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Jalan Anggrek 7. Berdasarkan keterangan warga sekitar, pelaku datang seorang diri menggunakan sepeda motor dan sempat berkeliling lingkungan perumahan sebelum melancarkan aksinya.

Saat kejadian, pelaku diduga merampas barang milik korban. Korban kemudian mengalami kekerasan fisik hingga terjatuh di jalan lingkungan perumahan. Warga yang mendengar keributan segera berdatangan dan memberikan pertolongan awal.

Warga setempat juga menyebut pelaku membawa senjata tajam sehingga sempat menimbulkan kepanikan. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri menggunakan sepeda motor.

Korban diketahui merupakan warga sekitar lokasi kejadian dan telah mendapatkan penanganan awal sebelum dibawa untuk memperoleh perawatan lebih lanjut.

Kejadian yang berlangsung pada siang hari ini membuat warga sekitar merasa khawatir terhadap keamanan lingkungan, mengingat aksi kriminal terjadi di area permukiman.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pelaku maupun kronologi lengkap kejadian.

Informasi awal kejadian diperoleh dari laporan warga yang beredar di media sosial dan masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak berwenang.

Baca Juga  Sopir Ditemukan Meninggal di Dalam Kabin, Polsek Rembang Lakukan Pemeriksaan

Berita Terkait

WARUNG “ACEH” DI PEKALONGAN DIDUGA JUAL OBAT KERAS BEBAS, MUNCUL ISU BEKING OKNUM
Polsek Semarang Barat Sikat Balap Liar di Flyover Madukoro, 31 Motor Disita dalam Razia Pagi
Skandal Limbah di Boyolali: Gudang Diduga Ilegal Milik Oknum Kades Berjalan Tanpa Tersentuh Hukum?
SP3 Terbit, Emas Berlian Tak Pernah Terungkap: Korban Pertanyakan Profesionalisme Polrestabes Semarang
Tanah Dibeli 2009, Rumah Berdiri, Kini Dipersoalkan Lagi: Dugaan Penipuan Masuk Polisi
Diduga Timbun Solar Ilegal di Semarang, Publik Pertanyakan Pengawasan Aparat
Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub
Protes Keras Liga Desa Jateng: Temuan Manipulasi Domisili Pemain Pekalongan Picu Kekecewaan Tim Kabupaten Semarang

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 00:05

WARUNG “ACEH” DI PEKALONGAN DIDUGA JUAL OBAT KERAS BEBAS, MUNCUL ISU BEKING OKNUM

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:35

Polsek Semarang Barat Sikat Balap Liar di Flyover Madukoro, 31 Motor Disita dalam Razia Pagi

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:28

Penjambretan Disertai Penganiayaan Terjadi di Jalan Anggrek Semarang, Korban Ibu Rumah Tangga

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:26

Skandal Limbah di Boyolali: Gudang Diduga Ilegal Milik Oknum Kades Berjalan Tanpa Tersentuh Hukum?

Kamis, 29 Januari 2026 - 22:17

Tanah Dibeli 2009, Rumah Berdiri, Kini Dipersoalkan Lagi: Dugaan Penipuan Masuk Polisi

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:36

Diduga Timbun Solar Ilegal di Semarang, Publik Pertanyakan Pengawasan Aparat

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:53

Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:44

Protes Keras Liga Desa Jateng: Temuan Manipulasi Domisili Pemain Pekalongan Picu Kekecewaan Tim Kabupaten Semarang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!