Libur Lebaran Ternoda, Wisatawan Keluhkan Sikap Pelayan di Kampoeng Rawa Ambarawa

Senin, 23 Maret 2026 - 15:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Semarang|Jejakkontruksi.com  – Destinasi wisata apung Kampoeng Rawa Ambarawa di kawasan Rawa Pening kembali menjadi sorotan. Selain menawarkan panorama alam yang memukau dan konsep unik, tempat ini juga menuai keluhan dari pengunjung terkait pelayanan.

Sebagai destinasi agrowisata, Kampoeng Rawa menghadirkan pengalaman berbeda bagi wisatawan. Untuk mencapai saung-saung yang berada di tengah danau, pengunjung harus menggunakan rakit. Keindahan alam Rawa Pening yang dikelilingi pegunungan menjadi daya tarik utama.

Dari lokasi ini, wisatawan dapat menikmati pemandangan lima gunung sekaligus, yakni Gunung Gajah Mungkur, Gunung Merbabu, Gunung Merapi, Gunung Telomoyo, serta Gunung Ungaran. Panorama tersebut menjadikan Kampoeng Rawa sebagai salah satu destinasi favorit keluarga, terutama saat libur panjang seperti Lebaran.

Namun di balik pesona tersebut, salah satu pengunjung asal Salatiga, Hartono, mengaku kurang puas dengan pelayanan rumah makan di area wisata tersebut.

Ia menuturkan, dirinya bersama keluarga harus menunggu hingga sekitar satu jam hingga pesanan makanan datang. Meski memahami kondisi ramai saat libur Lebaran, ia menyayangkan sikap pelayan yang dinilai kurang nyaman.

“Memang saat itu ramai pengunjung, jadi saya maklumi. Tapi saat kami masih makan, piring dan sisa makanan langsung diambil, termasuk asbak di meja. Kami juga diminta pindah tempat, padahal belum selesai makan,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyebut anak-anaknya yang masih memiliki minuman es teh yang belum habis juga diminta berpindah meja. Padahal, menurutnya, sejak awal tempat duduk tersebut ditentukan oleh salah satu pelayan di meja nomor 58.

Hartono berharap pihak manajemen dapat melakukan evaluasi terhadap pelayanan yang diberikan kepada pengunjung. Ia juga meminta agar rekaman CCTV di sekitar meja 58 pada Senin (23/3/2026) sekitar pukul 13.00 WIB dapat diperiksa sebagai bahan klarifikasi.

Baca Juga  Polemik Pembangunan Rumah Makan di Sultan Agung Semarang: Sorotan terhadap Kepatuhan Teknis dan Legalitas PBG

“Harapannya ke depan pelayanan bisa lebih baik dan pengunjung merasa nyaman,” tambahnya.
Keluhan ini menjadi catatan penting bagi pengelola destinasi wisata, khususnya dalam menjaga kualitas pelayanan di tengah lonjakan kunjungan wisatawan saat musim liburan.

[Zaen/Red]

Berita Terkait

Pembangunan MAN Salatiga Disorot Keras : Pagu Anggaran Tak Jelas, K3 Diduga Diabaikan , LAI BPAN Jateng Siap Layangkan Surat Resmi
WARUNG “ACEH” DI PEKALONGAN DIDUGA JUAL OBAT KERAS BEBAS, MUNCUL ISU BEKING OKNUM
Polsek Semarang Barat Sikat Balap Liar di Flyover Madukoro, 31 Motor Disita dalam Razia Pagi
Diduga Gudang LPG Ilegal dan Praktik Pengoplosan Libatkan Oknum Anggota Polresta surakarta, Aktivitas Mencurigakan Terendus di Sukoharjo
Skandal Limbah di Boyolali: Gudang Diduga Ilegal Milik Oknum Kades Berjalan Tanpa Tersentuh Hukum?
SP3 Terbit, Emas Berlian Tak Pernah Terungkap: Korban Pertanyakan Profesionalisme Polrestabes Semarang
Diduga Timbun Solar Ilegal di Semarang, Publik Pertanyakan Pengawasan Aparat
Galian C Diduga Ilegal Milik BS Rusak Parah Jalan Boja–Kaliwungu, Negara Diuji: Diam atau Bertindak?

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 15:34

Libur Lebaran Ternoda, Wisatawan Keluhkan Sikap Pelayan di Kampoeng Rawa Ambarawa

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:44

Pembangunan MAN Salatiga Disorot Keras : Pagu Anggaran Tak Jelas, K3 Diduga Diabaikan , LAI BPAN Jateng Siap Layangkan Surat Resmi

Senin, 23 Februari 2026 - 00:05

WARUNG “ACEH” DI PEKALONGAN DIDUGA JUAL OBAT KERAS BEBAS, MUNCUL ISU BEKING OKNUM

Minggu, 22 Februari 2026 - 16:35

Polsek Semarang Barat Sikat Balap Liar di Flyover Madukoro, 31 Motor Disita dalam Razia Pagi

Minggu, 22 Februari 2026 - 14:46

Diduga Gudang LPG Ilegal dan Praktik Pengoplosan Libatkan Oknum Anggota Polresta surakarta, Aktivitas Mencurigakan Terendus di Sukoharjo

Jumat, 13 Februari 2026 - 09:26

Skandal Limbah di Boyolali: Gudang Diduga Ilegal Milik Oknum Kades Berjalan Tanpa Tersentuh Hukum?

Kamis, 12 Februari 2026 - 12:20

SP3 Terbit, Emas Berlian Tak Pernah Terungkap: Korban Pertanyakan Profesionalisme Polrestabes Semarang

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:36

Diduga Timbun Solar Ilegal di Semarang, Publik Pertanyakan Pengawasan Aparat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!