Distaru Semarang Dinilai “Mandul” Tangani Bangunan Mangkrak Sultan Agung, LAI BPAN Jateng Angkat Bicara

Rabu, 10 September 2025 - 01:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG / Jejakkontruksi.com –
Sorotan tajam kembali dialamatkan kepada Dinas Penataan Ruang (Distaru) Kota Semarang. Kali ini datang dari Ketua DPD LAI-BPAN Jawa Tengah, KRT Yoyok Sakiran, yang terang-terangan kecewa dengan jawaban Distaru atas surat permohonan klarifikasi terkait bangunan rumah makan mangkrak di Jalan Sultan Agung No.79, Gajahmungkur, Kota Semarang.

Yoyok menilai, bangunan tersebut diduga kuat menyalahi aturan Garis Sempadan Jalan (GSJ) maupun Garis Sempadan Bangunan (GSB), bahkan berdiri di atas ruang milik jalan (Rumija) dan ruang pengawasan jalan (Ruwasja).

“Surat resmi sudah kami kirim sejak 27 Agustus 2025. Tapi jawaban Distaru tertanggal 9 September 2025 jauh dari harapan. Mereka tidak menjawab inti persoalan, malah terkesan buang badan,” tegas Yoyok, Selasa (9/9/2025).

Menurutnya, surat balasan Distaru justru semakin memperkuat dugaan publik bahwa ada indikasi pembiaran dan lemahnya komitmen penegakan aturan tata ruang di Kota Semarang.

“Lima pertanyaan penting yang kami ajukan lewat surat, tidak satupun dijawab tuntas. Balasan mereka normatif, kosong, dan jelas tidak memuaskan. Lembaga menilai Distaru gagal menunjukkan transparansi,” tandasnya.

Sebagai lembaga sosial kontrol, lanjut Yoyok, LAI-BPAN Jawa Tengah akan terus mengawal laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran tata ruang. “Kami minta Distaru jangan main-main dengan kewenangan. Kalau Distaru tidak tegas, jangan salahkan publik kalau menyebut kinerjanya mandul dan tak bergigi,” ucapnya pedas.

Yoyok menegaskan, pengaduan masyarakat seharusnya dijawab dengan tindakan nyata, bukan jawaban asal-asalan. “Publik menunggu pembuktian, bukan alasan. Jika aparat teknis di lapangan tidak berani, berarti ada yang ditutup-tutupi,” pungkasnya.(Yogie &Tiem)

 

Baca Juga  Dari Demak Bintoro, PWI Bangun Soliditas dan Gaungkan Spirit Perjuangan Walisongo

Berita Terkait

Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo
Dari Demak untuk Indonesia! GKN Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Persatuan Lintas Agama
Dari Demak Bintoro, PWI Bangun Soliditas dan Gaungkan Spirit Perjuangan Walisongo
Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub
Perkuat Keimanan, Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Program Kerohanian
Rembuk Stunting dan Musrenbang 2026 di Neubok Naleung Berjalan Sukses, Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Gampong Maju
Tanpa Sosialisasi, Proyek Jalan Diponegoro Diduga Milik Anggota DPRD Jateng, Warga “ Kami Tak Dihargai!!!
PWI Jateng Punya Nahkoda Baru! Setiawan Hendra Kelana Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:06

Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo

Minggu, 19 April 2026 - 23:29

Dari Demak untuk Indonesia! GKN Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Persatuan Lintas Agama

Minggu, 5 April 2026 - 11:48

Dari Demak Bintoro, PWI Bangun Soliditas dan Gaungkan Spirit Perjuangan Walisongo

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:53

Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:40

Perkuat Keimanan, Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Program Kerohanian

Kamis, 20 November 2025 - 07:22

Rembuk Stunting dan Musrenbang 2026 di Neubok Naleung Berjalan Sukses, Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Gampong Maju

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:29

Tanpa Sosialisasi, Proyek Jalan Diponegoro Diduga Milik Anggota DPRD Jateng, Warga “ Kami Tak Dihargai!!!

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:51

PWI Jateng Punya Nahkoda Baru! Setiawan Hendra Kelana Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!