Home / POLRI / TNI

Dukung Gerakan Mageri Segoro, Polres Demak Rehabilitasi Pesisir dengan Ribuan Mangrove

Rabu, 15 Oktober 2025 - 14:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demak|JejakKontruksi.com – Kepolisian Resor (Polres) Demak, Jawa Tengah, bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Demak aktif melaksanakan program “Mageri Segoro Provinsi Jawa Tengah” dengan menanam 6.000 bibit mangrove di sepanjang pesisir pantai Kabupaten Demak, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan penanaman dipusatkan di dua titik strategis, yakni Desa Tambakbulusan, Kecamatan Karangtengah, dan Dukuh Siklenting, Desa Wedung, Kecamatan Wedung. Aksi ini menjadi bagian dari gerakan serentak di 17 kabupaten/kota di Jawa Tengah yang memiliki garis pantai, dalam rangka mengatasi kerusakan ekosistem pesisir akibat abrasi.

Wakapolres Demak, Kompol Hendrie Suryo Liquisasono, menjelaskan bahwa kawasan pesisir di Jawa Tengah, baik pantai utara maupun selatan, kini menghadapi ancaman serius dari abrasi. Menurutnya, inisiasi Gubernur Jawa Tengah untuk menggerakkan masyarakat menanam mangrove secara masif adalah langkah strategis untuk memperlambat laju abrasi yang semakin mengkhawatirkan.

“Program ‘Mageri Segoro’ ini memiliki target ambisius, yaitu menanam 1,5 juta bibit mangrove di sepanjang pantai Jawa Tengah hingga Desember mendatang. Kami berharap gerakan ini mampu menjadi benteng alami untuk menahan abrasi serta menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir,” ujar Kompol Hendrie.

Ia menambahkan, wilayah pesisir Demak termasuk salah satu daerah paling rentan terhadap abrasi dan banjir rob. Hilangnya kawasan bakau serta penurunan garis pantai yang mencapai 5 hingga 7 sentimeter per tahun memperparah kondisi tersebut.

Melalui kegiatan ini, Polres Demak dan Pemkab Demak menunjukkan bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Upaya kecil seperti menanam mangrove diyakini dapat memberikan dampak besar bagi keberlangsungan hidup masyarakat pesisir di masa depan.

“Berdasarkan data, sekitar 50 ribu hektar daratan di pesisir utara Demak telah terkikis akibat abrasi. Karena itu, kami bersama pemerintah daerah berupaya melakukan langkah nyata melalui penanaman mangrove sebagai solusi jangka panjang,” tegasnya.

Baca Juga  Suasana Berbeda, Polres Semarang Hadirkan Layanan Publik Saat CFD di Alun-Alun Bung Karno

Selain berfungsi sebagai pelindung pantai, penanaman mangrove juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Polres Demak mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pelajar hingga komunitas pesisir, untuk aktif berpartisipasi dalam menjaga ekosistem laut dan pantai.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol kepedulian lingkungan, tetapi juga menjadi awal gerakan bersama untuk mencegah bencana abrasi dan banjir rob di Demak,” imbuh Kompol Hendrie.

Sementara itu, Kepala Desa Tambakbulusan, Habibullah, menyampaikan apresiasi atas langkah nyata Polres Demak dalam mendukung kelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove. Menurutnya, pohon mangrove memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem laut sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pesisir.

“Kami sangat mendukung program ‘Mageri Segoro’. Penanaman mangrove tidak hanya mencegah abrasi, tetapi juga menjadi habitat berbagai jenis ikan dan satwa laut. Semoga gerakan ini menjadi contoh positif bagi masyarakat pesisir lainnya,” ujar Habibullah.

(Mulyono)

Berita Terkait

Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Sragen Juga Bangun Kebersamaan Lewat Masakan Sertu Nurdin
TNI dan Warga Bahu Membahu Percantik Taman Harmoni Sragen dalam Program TMMD Ke-128
Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo
HP Hilang di Rest Area, Aksi Cepat Polisi Semarang Bikin Pemudik Terselamatkan di Tengah Arus Balik
Polres Semarang Gotong Royong Bangun Jembatan Sigandul, Akses Vital Warga Branjang-Kalisidi Dipercepat Pulih!!!
Tahun Baru Tanpa Ledakan! Polres Semarang Kerahkan 381 Personel, Kembang Api Diimbau Dihentikan
Gaskeun Edukasi! Satlantas Demak dan Jasa Raharja Ubah RT-RW Jadi Garda Keselamatan Jalan
Satlantas Demak Gandeng Dishub & Jasa Raharja, Tekan Risiko Kecelakaan Lewat Ramp Check

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:59

Tak Hanya Bangun Desa, Satgas TMMD Sragen Juga Bangun Kebersamaan Lewat Masakan Sertu Nurdin

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:47

TNI dan Warga Bahu Membahu Percantik Taman Harmoni Sragen dalam Program TMMD Ke-128

Rabu, 22 April 2026 - 13:06

Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo

Kamis, 26 Maret 2026 - 11:21

HP Hilang di Rest Area, Aksi Cepat Polisi Semarang Bikin Pemudik Terselamatkan di Tengah Arus Balik

Selasa, 30 Desember 2025 - 19:13

Polres Semarang Gotong Royong Bangun Jembatan Sigandul, Akses Vital Warga Branjang-Kalisidi Dipercepat Pulih!!!

Selasa, 30 Desember 2025 - 17:20

Tahun Baru Tanpa Ledakan! Polres Semarang Kerahkan 381 Personel, Kembang Api Diimbau Dihentikan

Rabu, 26 November 2025 - 16:36

Gaskeun Edukasi! Satlantas Demak dan Jasa Raharja Ubah RT-RW Jadi Garda Keselamatan Jalan

Selasa, 25 November 2025 - 12:30

Satlantas Demak Gandeng Dishub & Jasa Raharja, Tekan Risiko Kecelakaan Lewat Ramp Check

Berita Terbaru

error: Content is protected !!