KPK Perkuat Pengawasan Jateng, 3 Sektor Rawan Jadi Fokus Utama

Senin, 30 Maret 2026 - 16:26

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Laporan : Adi Winarko
Semarang | Jejakkontruksi.com– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperketat pengawasan terhadap pemerintah daerah di Provinsi Jawa Tengah dengan mengumpulkan seluruh kepala daerah dalam forum Dialog Antikorupsi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Senin (30 Maret 2026).

Langkah ini diambil sebagai respons atas dinamika penindakan korupsi yang terjadi di wilayah tersebut dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam forum tersebut, KPK menegaskan perubahan pendekatan pengawasan, dari yang sebelumnya berfokus pada aspek administratif, kini beralih pada pendalaman substansi di sektor-sektor rawan korupsi.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, menekankan bahwa akar persoalan korupsi tidak hanya terletak pada sistem, tetapi juga pada integritas individu pejabat publik.

“Sepanjang niat kita untuk kebaikan dan tidak adanya konflik kepentingan serta kepentingan pribadi, niscaya kita akan terhindar dari niat jahat (korupsi),” tegasnya.

Ia juga menyampaikan sejumlah konsep nilai antikorupsi bagi para pejabat publik, seperti “GATOTKACA MESRA” (Gerak Cepat, Aktif, Totalitas, Adaptif, Cerdas, Amanah, Melayani, Empati, Sepenuh Hati, Ramah, dan Antusias) serta “IDOLA” (Integritas, Dedikasi, Objektif, Loyal, dan Adil).

Selain itu, Fitroh mengimbau agar para pejabat menjauhi sikap negatif melalui konsep “AIDS” (Angkuh, Iri, Dendam, dan Serakah) serta menerapkan prinsip JNS (Jalani, Nikmati, dan Syukuri).

Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK, Ely Kusumastuti, menyampaikan bahwa KPK kini memfokuskan pengawasan pada tiga sektor krusial di pemerintah daerah, yakni perencanaan anggaran, pengadaan barang dan jasa (PBJ), serta praktik jual beli jabatan.

“Jika dulu kita berfokus pada bahasan administratif dan monitoring evaluasi, kali ini dilakukan dengan pendalaman substansi,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pencegahan korupsi yang lebih tajam, dengan memastikan setiap kebijakan pemerintah daerah tidak hanya patuh secara prosedural, tetapi juga bebas dari konflik kepentingan.

Baca Juga  Tumpeng dan Kebersamaan Warnai Peringatan Kemerdekaan di Puri Argomulyo Salatiga

KPK juga mengingatkan agar penggunaan anggaran negara benar-benar berorientasi pada kepentingan publik.

“Jangan sampai kita menggunakan anggaran negara untuk kepentingan politik atau pribadi,” tegasnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong seluruh kepala daerah menjadikan kepentingan masyarakat sebagai dasar utama dalam setiap kebijakan.

“Sebagai pejabat publik yang memegang amanah rakyat, kita perlu berkomitmen penuh untuk menjunjung tinggi integritas yang dilandaskan pada kepentingan publik,” ujarnya.

Sebagai bentuk komitmen konkret, seluruh pimpinan daerah provinsi, kabupaten, dan kota se-Jawa Tengah, termasuk unsur legislatif, menandatangani pakta integritas guna mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik korupsi.

Melalui langkah ini, KPK menegaskan bahwa penguatan strategi pencegahan korupsi di daerah dilakukan tidak hanya melalui pengawasan administratif, tetapi juga melalui pendalaman substansi kebijakan dan penguatan integritas pejabat publik.

Berita Terkait

Pakta Integritas Ditandatangani Serentak, Kepala Daerah Se-Jateng Komitmen Antikorupsi (30 Maret 2026)
Pembangunan MAN Salatiga Disorot Keras : Pagu Anggaran Tak Jelas, K3 Diduga Diabaikan , LAI BPAN Jateng Siap Layangkan Surat Resmi
Aksi Nyata CSR! PT Praba Mas Hill Tuntaskan Perbaikan Jalan Menuju Pertigaan Lampu Merah Jalan Untung Suropati
Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kades Mukiran
Forkopimda Hadiri Apel Operasi Patuh Candi 2025 di Polres Semarang: Bupati dan Kapolres Tekankan Keselamatan sebagai Budaya
Bupati dan Wakil Bupati Semarang Hadiri Rapat Bersama Ketua DPRD” Bahas Percepatan Pembangunan Daerah
Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri dalam Peningkatan Produksi Pangan Nasional
Pimpinan Umum Jejakkonstruksi.com dan Jejakkasusindonesianews.com Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-79 kepada Polres Semarang

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 16:30

Pakta Integritas Ditandatangani Serentak, Kepala Daerah Se-Jateng Komitmen Antikorupsi (30 Maret 2026)

Senin, 30 Maret 2026 - 16:26

KPK Perkuat Pengawasan Jateng, 3 Sektor Rawan Jadi Fokus Utama

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:44

Pembangunan MAN Salatiga Disorot Keras : Pagu Anggaran Tak Jelas, K3 Diduga Diabaikan , LAI BPAN Jateng Siap Layangkan Surat Resmi

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:56

Aksi Nyata CSR! PT Praba Mas Hill Tuntaskan Perbaikan Jalan Menuju Pertigaan Lampu Merah Jalan Untung Suropati

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:18

Bupati Semarang H. Ngesti Nugraha Sampaikan Duka Cita atas Wafatnya Kades Mukiran

Selasa, 15 Juli 2025 - 00:52

Forkopimda Hadiri Apel Operasi Patuh Candi 2025 di Polres Semarang: Bupati dan Kapolres Tekankan Keselamatan sebagai Budaya

Senin, 14 Juli 2025 - 20:10

Bupati dan Wakil Bupati Semarang Hadiri Rapat Bersama Ketua DPRD” Bahas Percepatan Pembangunan Daerah

Rabu, 2 Juli 2025 - 10:23

Presiden Prabowo Apresiasi Peran Polri dalam Peningkatan Produksi Pangan Nasional

Berita Terbaru

error: Content is protected !!