UMKM Teras Gunung Candirejo Semakin Kumuh” Warga Pertanyakan Pengelolaan ke Lurah Baru Atau Kemana??

Sabtu, 21 Juni 2025 - 13:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ungaran Barat ||Jejakkontruksi.com, Kondisi UMKM Teras Gunung di Kelurahan Candirejo, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, kini menuai sorotan. Tempat yang dulu dikenal sebagai sentra UMKM yang bersih, tertata, dan ramai pengunjung, kini tampak terbengkalai, kumuh, dan tidak terurus.(21/6/2025)

Penurunan kondisi ini disebut-sebut terjadi sejak pengelolaan dialihkan dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang sebelumnya dipimpin oleh Sugianto alias Oskar dan rekan-rekannya, kepada pihak Kelurahan Candirejo di bawah kepemimpinan Lurah Aisah, SE.

Salah satu penghuni kios yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa mereka sempat dimintai iuran oleh pihak kelurahan, namun tidak diberikan kwitansi resmi. “Kami diminta bayar iuran, tapi tidak ada tanda bukti pembayaran. Ini tentu menimbulkan pertanyaan dan keresahan di antara para pelaku UMKM di sini,” ujarnya kepada wartawan.

Warga pun mempertanyakan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan yang sekarang. Terlebih, Teras Gunung sebelumnya mendapatkan dukungan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari PLN dan mampu menjadi lokasi pemberdayaan ekonomi masyarakat yang produktif serta menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Semarang.

“Kondisi sekarang sangat disayangkan. Dulu ramai, bersih, ada kegiatan rutin, dan sekarang malah tidak terurus. Kami harap ada audit dan perhatian dari dinas terkait,” tambah warga lainnya.

Publik mendesak agar pihak kelurahan memberikan klarifikasi dan pertanggungjawaban atas pengelolaan dana serta nasib kios UMKM yang kini tidak terkelola dengan baik. Warga berharap Teras Gunung bisa kembali menjadi pusat aktivitas ekonomi dan wisata lokal yang membanggakan.

(Tiem & Red)

 

 

Baca Juga  Uluran Kasih Prajurit Diklapaif untuk Yayasan Yatim dan Dhuafa di Bandung

Berita Terkait

Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo
Dari Demak untuk Indonesia! GKN Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Persatuan Lintas Agama
Dari Demak Bintoro, PWI Bangun Soliditas dan Gaungkan Spirit Perjuangan Walisongo
Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub
Perkuat Keimanan, Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Program Kerohanian
Rembuk Stunting dan Musrenbang 2026 di Neubok Naleung Berjalan Sukses, Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Gampong Maju
Tanpa Sosialisasi, Proyek Jalan Diponegoro Diduga Milik Anggota DPRD Jateng, Warga “ Kami Tak Dihargai!!!
PWI Jateng Punya Nahkoda Baru! Setiawan Hendra Kelana Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:06

Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo

Minggu, 19 April 2026 - 23:29

Dari Demak untuk Indonesia! GKN Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Persatuan Lintas Agama

Minggu, 5 April 2026 - 11:48

Dari Demak Bintoro, PWI Bangun Soliditas dan Gaungkan Spirit Perjuangan Walisongo

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:53

Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:40

Perkuat Keimanan, Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Program Kerohanian

Kamis, 20 November 2025 - 07:22

Rembuk Stunting dan Musrenbang 2026 di Neubok Naleung Berjalan Sukses, Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Gampong Maju

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:29

Tanpa Sosialisasi, Proyek Jalan Diponegoro Diduga Milik Anggota DPRD Jateng, Warga “ Kami Tak Dihargai!!!

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:51

PWI Jateng Punya Nahkoda Baru! Setiawan Hendra Kelana Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!