DIUSIR SAAT LIPUTAN DI PUSKESMAS SINE, WARTAWAN RESMI ADUKAN OKNUM KE Dewan Pers ” ADA DUGAAN PEMBATASAN INFORMASI PUBLIK!

Jumat, 17 April 2026 - 18:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Editor | M.Supadi

NGAWI | JEJAKKONTRUKSI.COM — Arogansi terhadap kerja jurnalistik kembali mencuat. Seorang wartawan diusir saat menjalankan tugas peliputan di UPT Puskesmas Sine, Kabupaten Ngawi. Tak terima, kasus ini kini resmi dilaporkan ke Dewan Pers.

Insiden terjadi pada Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 09.15 WIB, saat rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Forkopimcam dan kepala desa se-Kecamatan Sine berlangsung di aula puskesmas.

Budi Santoso, jurnalis Harian7.com, mengaku sudah menyampaikan maksud kedatangannya secara terbuka. Namun di tengah forum, ia justru didatangi oknum petugas berinisial WD dan diminta keluar dari ruangan.

Tindakan tersebut langsung memicu tanda tanya besar: ada apa dengan keterbukaan informasi di institusi pelayanan publik?

Tak lama berselang, Kepala UPT Puskesmas Sine, Dina, menemui wartawan dan menyampaikan permohonan maaf. Ia berdalih insiden terjadi karena petugas tidak mengetahui keberadaan jurnalis.

Namun bagi Budi, persoalan ini bukan sekadar miskomunikasi.

“Ini sudah menghambat kerja jurnalistik yang dilindungi undang-undang,” tegasnya.
Upaya klarifikasi lanjutan pada Jumat (17/4/2026) pun menemui jalan buntu. Kepala puskesmas tidak berada di tempat, sementara jawaban resmi belum juga diberikan.

Camat Sine, Agus Dwi Narimo, justru mengingatkan bahwa media adalah mitra pemerintah. Ia menegaskan pentingnya sikap terbuka terhadap kehadiran pers, terutama dalam forum resmi yang menyangkut kepentingan publik.

Tak ingin persoalan ini berlalu begitu saja, Budi akhirnya mengambil langkah tegas.
“Sore tadi saya sudah melaporkan kejadian ini ke Dewan Pers,” ujarnya.

Langkah tersebut ditegaskan bukan semata kepentingan pribadi, melainkan untuk menjaga marwah dan profesionalitas kerja jurnalistik di lapangan.

Peristiwa ini juga diperkuat oleh saksi mata, Tri Sofyan, jurnalis kontrolnews.co, yang berada langsung di lokasi saat kejadian berlangsung.
Masuknya laporan ke Dewan Pers membuka peluang adanya klarifikasi dan penelusuran lebih lanjut terhadap pihak-pihak terkait.

Baca Juga  Dugaan Penyimpangan Proyek Jembatan Pulutan: BBM Subsidi Disedot, K3 Diabaikan

Kasus ini kembali menampar realitas: di tengah gencarnya jargon transparansi, masih ada aparatur yang belum memahami peran pers.

Padahal, Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dengan tegas menjamin kemerdekaan pers sebagai bagian dari hak publik untuk mendapatkan informasi.

Jika peliputan di forum resmi saja masih dipersoalkan, publik pantas bertanya — transparansi itu benar-benar dijalankan, atau hanya sekadar slogan?

Peristiwa di Puskesmas Sine kini menjadi cermin penting: hubungan antara aparatur dan media belum sepenuhnya sehat. Tanpa keterbukaan, kepercayaan publik bisa terus terkikis.

Berita Terkait

Penghalangan Wartawan di Ngawi Diseret ke Dewan Pers, Dirut MNN: Ini Serangan ke Demokrasi!
Gas 3 Kg ,Disuntik” Diam-Diam, Polres Karanganyar Bongkar Aksi Curang yang Rugikan Rakyat
Diduga Intimidasi Wartawan Saat Peliputan, Oknum Polisi di Tanggamus Disorot
Brutal! Warga Pedurungan Mengaku Dikeroyok dan Dipaksa Masuk Mobil, Dugaan Penyekapan Kini Dilaporkan ke Polrestabes Semarang
Proses Hukum Dinilai Lamban, Kapolda Jateng Diminta Ambil Alih Kasus Oknum Pendeta
Pendeta TS Terseret Dugaan Penistaan Agama dan Pelecehan di Salatiga, Publik Desak Kapolri Turun Tangan!
Protes Keras Liga Desa Jateng: Temuan Manipulasi Domisili Pemain Pekalongan Picu Kekecewaan Tim Kabupaten Semarang
Diduga Peras Pemilik Kafe Rp40 Juta, Oknum Advokat Dilaporkan ke Polres Rembang Ngaku Wakili Tokoh Agama!!

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 19:35

Penghalangan Wartawan di Ngawi Diseret ke Dewan Pers, Dirut MNN: Ini Serangan ke Demokrasi!

Jumat, 17 April 2026 - 18:38

DIUSIR SAAT LIPUTAN DI PUSKESMAS SINE, WARTAWAN RESMI ADUKAN OKNUM KE Dewan Pers ” ADA DUGAAN PEMBATASAN INFORMASI PUBLIK!

Selasa, 7 April 2026 - 07:06

Gas 3 Kg ,Disuntik” Diam-Diam, Polres Karanganyar Bongkar Aksi Curang yang Rugikan Rakyat

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:40

Diduga Intimidasi Wartawan Saat Peliputan, Oknum Polisi di Tanggamus Disorot

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:53

Brutal! Warga Pedurungan Mengaku Dikeroyok dan Dipaksa Masuk Mobil, Dugaan Penyekapan Kini Dilaporkan ke Polrestabes Semarang

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:49

Proses Hukum Dinilai Lamban, Kapolda Jateng Diminta Ambil Alih Kasus Oknum Pendeta

Selasa, 24 Februari 2026 - 17:53

Pendeta TS Terseret Dugaan Penistaan Agama dan Pelecehan di Salatiga, Publik Desak Kapolri Turun Tangan!

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:44

Protes Keras Liga Desa Jateng: Temuan Manipulasi Domisili Pemain Pekalongan Picu Kekecewaan Tim Kabupaten Semarang

Berita Terbaru

error: Content is protected !!