Skandal Polsek Semarang Barat? Kasus Emas & Berlian Sarat Kejanggalan” Korban Lawan

Selasa, 9 September 2025 - 13:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang / Jejakkontruksi.com-
Publik kini menanti langkah nyata Irwasda dan Propam Polda dalam menegakkan profesionalisme penyidik Polsek Semarang Barat. Dugaan praktik menyimpang dalam penanganan perkara pencurian emas dan berlian menyeruak, menimbulkan tanda tanya besar atas integritas penegakan hukum.(9/9/25)

Kejanggalan Penanganan Kasus

Kasus ini bermula dari laporan SHR terkait pencurian emas dan berlian dalam brankas rumahnya dengan terduga pelaku Umi. Namun sejak awal penyidikan, korban merasa diperlakukan tidak adil.

Olah TKP tidak segera dilakukan, brankas tidak disita sebagai barang bukti, sidik jari tak pernah diperiksa, dan ponsel tersangka yang diduga berisi bukti percakapan penting tak kunjung diperiksa forensik.

“Kenapa brankas tempat saya menyimpan emas dan berlian tidak dijadikan barang bukti? Mengapa justru hanya baju dan kacamata yang ditampilkan? Ini sangat janggal,” tegas SHR di persidangan.

Hakim pun turut mengkritisi prosedur penyidikan yang dianggap tidak wajar. Ironisnya, penggeledahan baru dilakukan 40 hari setelah tersangka ditangkap, dan korban mengaku berkali-kali ditolak saat hendak menyerahkan bukti pembelian emas berlian.

Perlakuan Istimewa untuk Tersangka

Di sisi lain, tersangka Umi justru diduga mendapat fasilitas khusus selama penahanan. Disebutkan, ia masih bisa menggunakan ponsel bahkan difasilitasi mobil mewah Alphard. Kondisi ini memicu dugaan publik bahwa kasus pencurian emas dan berlian dialihkan menjadi pencurian pakaian untuk meringankan perkara.

Tawaran Rp13 Juta Ditolak Korban

Lebih jauh, penyidik Polsek Semarang Barat diduga berupaya menyelesaikan perkara lewat jalur “pengembalian” uang Bantuan Operasional Polisi (BOP) sebesar Rp13 juta. Namun korban tegas menolak.

“Ini bukan soal uang, tapi soal keadilan. Saya hanya ingin emas berlian 33 set milik saya kembali. Nilainya lebih dari Rp800 juta, hasil jerih payah 25 tahun yang seharusnya untuk masa depan anak saya yang sedang sakit,” ujar SHR penuh emosi.

Baca Juga  Satriya Estri Dipunduga Nindakaken Lampah Mencebur saking Jembatan Jurug, Tim SAR Ngantosaken Pangginan

Harapan Korban dan Publik

Korban berharap keadilan ditegakkan tanpa kompromi, pelaku dihukum sesuai aturan, dan barang bukti segera dihadirkan.

“Saya tidak ingin kasus ini berlarut-larut. Saya hanya menuntut hak saya kembali,” pungkasnya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun menyebut Propam Polda dan Irwasda sudah turun melakukan penyelidikan internal atas dugaan penyimpangan penyidikan serta indikasi permintaan uang BOP.

Kini publik menunggu: apakah aparat penegak hukum berani transparan dan tegas, atau justru membiarkan perkara ini tenggelam dalam kompromi?

Kasus ini bukan sekadar soal Rp13 juta, tetapi menyangkut marwah penegakan hukum di mata masyarakat.

(Bersambung)
(Redaksi/Yogie )

Berita Terkait

Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo
Dari Demak untuk Indonesia! GKN Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Persatuan Lintas Agama
Dari Demak Bintoro, PWI Bangun Soliditas dan Gaungkan Spirit Perjuangan Walisongo
Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub
Perkuat Keimanan, Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Program Kerohanian
Rembuk Stunting dan Musrenbang 2026 di Neubok Naleung Berjalan Sukses, Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Gampong Maju
Tanpa Sosialisasi, Proyek Jalan Diponegoro Diduga Milik Anggota DPRD Jateng, Warga “ Kami Tak Dihargai!!!
PWI Jateng Punya Nahkoda Baru! Setiawan Hendra Kelana Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 13:06

Sinergi TNI–Rakyat ”  TMMD Sengkuyung Tahap II Bangun Jalan Beton di Jatirunggo

Minggu, 19 April 2026 - 23:29

Dari Demak untuk Indonesia! GKN Kobarkan Semangat Nasionalisme dan Persatuan Lintas Agama

Minggu, 5 April 2026 - 11:48

Dari Demak Bintoro, PWI Bangun Soliditas dan Gaungkan Spirit Perjuangan Walisongo

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:53

Tanpa Proyek, Tanpa Anggaran: Gotong Royong Warga Ini Bikin Takjub

Sabtu, 3 Januari 2026 - 18:40

Perkuat Keimanan, Warga Binaan Rutan Salatiga Ikuti Program Kerohanian

Kamis, 20 November 2025 - 07:22

Rembuk Stunting dan Musrenbang 2026 di Neubok Naleung Berjalan Sukses, Komitmen Wujudkan Generasi Sehat dan Gampong Maju

Selasa, 28 Oktober 2025 - 12:29

Tanpa Sosialisasi, Proyek Jalan Diponegoro Diduga Milik Anggota DPRD Jateng, Warga “ Kami Tak Dihargai!!!

Minggu, 19 Oktober 2025 - 10:51

PWI Jateng Punya Nahkoda Baru! Setiawan Hendra Kelana Fokus Tingkatkan Profesionalisme Wartawan

Berita Terbaru

error: Content is protected !!