Proyek Jembatan MT Haryono Ungaran Diduga Abaikan Koordinasi, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Genangan

Minggu, 23 November 2025 - 22:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kab. Semarang|Jejakkontruksi.com 
Pembangunan jembatan di Jalan MT Haryono, Ungaran, Kabupaten Semarang, kini menjadi sorotan tajam masyarakat. Proyek bernilai Rp 1,9 miliar yang dikerjakan oleh CV. Bintang Samudra tersebut diduga minim koordinasi dengan warga, hingga memunculkan sejumlah persoalan di lapangan.[8 /10/2025]

Keluhan mulai muncul saat saluran air di sekitar lokasi proyek ditutup, mengakibatkan genangan di badan jalan setiap turun hujan. Tidak hanya itu, aroma menyengat dari selokan turut dirasakan warga Perumahan Duta Mas yang berjarak sekitar 100 meter dari titik pekerjaan.

Warga menilai kondisi tersebut sangat mengganggu kenyamanan lingkungan, apalagi aktivitas proyek berlangsung hampir setiap hari.

Selain masalah lingkungan, pengawasan terhadap pelaksanaan pekerjaan juga dipertanyakan. Terpantau, beberapa pekerja di lokasi tidak menggunakan kelengkapan keselamatan kerja (K3) seperti helm maupun rompi, yang seharusnya menjadi standar dasar pada setiap proyek konstruksi.

Lebih lanjut, saat tiga warga bersama mantan Ketua RW mendatangi lokasi pembangunan dengan didampingi awak media, pihak konsultan dari CV. Kankeen Djaja Konsultan tidak tampak hadir di area pekerjaan. Absennya konsultan di lapangan memunculkan dugaan lemahnya pengawasan serta komunikasi antara pihak pelaksana proyek dan masyarakat sekitar.

Warga berharap pihak terkait segera memberikan klarifikasi sekaligus mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan yang timbul agar pembangunan tidak menimbulkan dampak lingkungan maupun keselamatan bagi warga sekitar.(Tiem/Red)

Baca Juga  Proyek Betonisasi APBD di Demak Diduga Dikerjakan Asal-Asalan" CV Sumber Agung Disorot Tajam

Berita Terkait

Diduga Timbun Solar Ilegal di Semarang, Publik Pertanyakan Pengawasan Aparat
Galian C Diduga Ilegal Milik BS Rusak Parah Jalan Boja–Kaliwungu, Negara Diuji: Diam atau Bertindak?
Bongkar Skandal Irigasi Cilacap” SPK Telat, Kontraktor Membangkang, CV Bodong Lolos!
Proyek Betonisasi APBD di Demak Diduga Dikerjakan Asal-Asalan” CV Sumber Agung Disorot Tajam
Proyek Saluran Diduga Asal Jadi! CV Rajawali Mitra Utama Pasang U-Ditch Tanpa Lantai Kerja di Ungaran
CBP LAW Desak Polres Rembang Percepat Penanganan Dugaan Mafia Tanah, Soroti Lambannya Proses Penyelidikan
Diduga Menyimpang Spek, Proyek Jalan Masuk Selatan UIN Salatiga Disorot Media & LAI BPAN Jateng
Proyek Talud Blotongan Diduga Asal-Asalan: Material Diduga Tak Standar, Pekerja Tanpa APD – BPAN Jateng Ultimatum DPUPR Salatiga

Berita Terkait

Sabtu, 24 Januari 2026 - 18:36

Diduga Timbun Solar Ilegal di Semarang, Publik Pertanyakan Pengawasan Aparat

Senin, 19 Januari 2026 - 15:21

Galian C Diduga Ilegal Milik BS Rusak Parah Jalan Boja–Kaliwungu, Negara Diuji: Diam atau Bertindak?

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:32

Bongkar Skandal Irigasi Cilacap” SPK Telat, Kontraktor Membangkang, CV Bodong Lolos!

Rabu, 17 Desember 2025 - 14:44

Proyek Betonisasi APBD di Demak Diduga Dikerjakan Asal-Asalan” CV Sumber Agung Disorot Tajam

Sabtu, 6 Desember 2025 - 22:42

Proyek Saluran Diduga Asal Jadi! CV Rajawali Mitra Utama Pasang U-Ditch Tanpa Lantai Kerja di Ungaran

Jumat, 5 Desember 2025 - 17:17

CBP LAW Desak Polres Rembang Percepat Penanganan Dugaan Mafia Tanah, Soroti Lambannya Proses Penyelidikan

Kamis, 27 November 2025 - 13:36

Diduga Menyimpang Spek, Proyek Jalan Masuk Selatan UIN Salatiga Disorot Media & LAI BPAN Jateng

Rabu, 26 November 2025 - 23:11

Proyek Talud Blotongan Diduga Asal-Asalan: Material Diduga Tak Standar, Pekerja Tanpa APD – BPAN Jateng Ultimatum DPUPR Salatiga

Berita Terbaru

error: Content is protected !!