Negara Republik Indonesia Pengecualian Istimewa Terhadap Kekerasan Perempuan ,Benar-Benar Perempuan Dilindungi

Minggu, 25 Agustus 2024 - 16:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JK-Jakarta ||Tinggi nya kekerasan terhadap perempuan dan anak, penegak hukum wajib tegas dan atensi, 
Jeny Claudya Lumowa Ketua Umum Tim Reaksi Cepat
Perlindungan Perempuan Dan Anak menyatakan meminta pada penegak hukum, penjarakan langsung pelaku nya, wajib respon cepat, karena selama ini perempuan anak menjadi bulan bulanan dan seenak nya di perlakukan keras oleh oknum laki laki. 
Wajib efek jera dengan hukuman berat, TRC PPA INDONESIA yang telah berdiri di 22 propinsi siap selalu 24 jam menerima laporan dari pada korban segera melaporkan hotline kami 082143731292. Pusat sedangkan untuk Wilayah Indonesia masing -masing sudah ada Hotlinenya serta perwakilan,silahkan hub.Koordinator Perwakilan.
Kasus PPA itu tidak butuh saksi. Korban bisa bertindak sebagai saksi dalam tahap pemeriksaan.
Keterangan korban termasuk bukti, dan hasil visum adalah bukti yg menguatkan persangkaan penyidik.
Saat dikompirmasi awak media via Wa 25/8/2024
Kami berharap masyarakat mendukung penuh program-program kami serta bersinergi,ujar Jeny mengakhiri.
(Nety/Red)
Baca Juga  Sengketa PHPKADA Belu, Lanjut Ke Sidang Pembuktian " Ketua Timses Paslon 01 Hormati Putusan MK dan Hindari Tindakan Radikal

Berita Terkait

Aksi Kilat Komplotan Maling Knalpot Grand Max di Putussibau Terekam CCTV
Warga Blokade Jalan Desa! PT BIA Dituding Rusak Infrastruktur dan Abaikan Keluhan Bertahun-Tahun
Tambang Ilegal Rusak Hutan Tehang, Warga Murka APH Diminta Jangan Tutup Mata!
Heboh! Ribuan Hektar Lahan Eks Kali Telo Diambil Alih, Aktivitas Ilegal Terancam Disikat Tanpa Kompromi
Tgk Ricki Imbau Perantau Aceh Tetap Tenang: Akses Listrik dan Internet Lumpuh Total Akibat Banjir
Disebut Belasan Tahun Panen Sawit Tanpa HGU, PT Agro Indomas Digugat Warga: Empat Tergugat Kompak Mangkir
Keluarga Ali Mursid Gantungkan Harapan kepada Wapres Gibran, Upaya Penegakan Keadilan Mengemuka
Pria di Kubu Raya Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Masalah Asmara

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:35

Aksi Kilat Komplotan Maling Knalpot Grand Max di Putussibau Terekam CCTV

Jumat, 15 Mei 2026 - 23:00

Warga Blokade Jalan Desa! PT BIA Dituding Rusak Infrastruktur dan Abaikan Keluhan Bertahun-Tahun

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:36

Tambang Ilegal Rusak Hutan Tehang, Warga Murka APH Diminta Jangan Tutup Mata!

Jumat, 17 April 2026 - 08:00

Heboh! Ribuan Hektar Lahan Eks Kali Telo Diambil Alih, Aktivitas Ilegal Terancam Disikat Tanpa Kompromi

Rabu, 26 November 2025 - 23:52

Tgk Ricki Imbau Perantau Aceh Tetap Tenang: Akses Listrik dan Internet Lumpuh Total Akibat Banjir

Senin, 17 November 2025 - 22:20

Disebut Belasan Tahun Panen Sawit Tanpa HGU, PT Agro Indomas Digugat Warga: Empat Tergugat Kompak Mangkir

Sabtu, 15 November 2025 - 12:33

Keluarga Ali Mursid Gantungkan Harapan kepada Wapres Gibran, Upaya Penegakan Keadilan Mengemuka

Kamis, 16 Oktober 2025 - 19:34

Pria di Kubu Raya Ditemukan Tewas Gantung Diri, Diduga Akibat Masalah Asmara

Berita Terbaru

error: Content is protected !!