Diduga Intimidasi Wartawan Saat Peliputan, Oknum Polisi di Tanggamus Disorot

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tanggamus, Lampung | Jejakkontruksi.com – Dugaan intimidasi terhadap awak media terjadi di wilayah hukum Polsek Pulau Panggung, Kabupaten Tanggamus, Lampung, pada Minggu (8/3/2026).

Peristiwa itu terjadi saat seorang wartawan dari media Patroli 86 mendampingi warga yang hendak melaporkan kasus yang menimpa keluarganya.

Kejadian bermula ketika Eko Nurjaman mendatangi Polsek Pulau Panggung untuk melaporkan dugaan kasus yang menimpa anaknya, Sintia Sari. Ia menyebut anaknya dibawa kabur oleh seorang pria bernama Aprijal tanpa sepengetahuan keluarga.

Dalam proses tersebut, seorang awak media Patroli 86 turut hadir untuk melakukan peliputan dan pendampingan informasi. Namun situasi disebut memanas ketika Kasat Reskrim Polres Tanggamus, AKP K.Y.A., diduga mempertanyakan identitas serta status keanggotaan wartawan tersebut di Dewan Pers dengan nada tinggi.
Peristiwa itu kemudian menuai reaksi dari pimpinan redaksi Patroli 86. Pimpinan Redaksi Patroli 86, Panji, mengecam tindakan yang dinilai sebagai bentuk intimidasi terhadap kerja jurnalistik.

Menurutnya, kebebasan pers merupakan hak yang dilindungi oleh undang-undang dan setiap wartawan memiliki hak untuk melakukan peliputan sepanjang sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“Kami meminta agar peristiwa ini mendapat perhatian serius dari pimpinan Polri agar tidak menimbulkan preseden buruk terhadap kemerdekaan pers,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Umum FERADI WPI sekaligus kuasa hukum patroli86.com, Donny Andretti, menyampaikan bahwa pihaknya siap mengambil langkah hukum apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap hak wartawan.
Ia menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menjamin kemerdekaan pers serta melindungi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

“Jika benar terjadi intimidasi terhadap wartawan saat menjalankan tugas, maka hal tersebut tidak dapat dibenarkan dan perlu ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.
Sementara itu, awak media yang mengalami peristiwa tersebut berharap adanya perlindungan terhadap jurnalis yang bekerja di lapangan. Ia menilai hubungan yang baik antara aparat penegak hukum dan insan pers sangat penting dalam menjaga transparansi informasi kepada publik.

Baca Juga  Resahkan Petani, Empat Pencuri Traktor di Demak Dibekuk Usai 12 Kali Beraksi

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian disebut masih melakukan pengecekan internal terkait peristiwa tersebut. Apabila ditemukan adanya pelanggaran, langkah penanganan akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.
Publik pun menantikan klarifikasi resmi dari pihak kepolisian guna memastikan duduk perkara insiden yang menjadi sorotan tersebut.
(Pj/Red)

Berita Terkait

Brutal! Warga Pedurungan Mengaku Dikeroyok dan Dipaksa Masuk Mobil, Dugaan Penyekapan Kini Dilaporkan ke Polrestabes Semarang
Proses Hukum Dinilai Lamban, Kapolda Jateng Diminta Ambil Alih Kasus Oknum Pendeta
Pendeta TS Terseret Dugaan Penistaan Agama dan Pelecehan di Salatiga, Publik Desak Kapolri Turun Tangan!
Protes Keras Liga Desa Jateng: Temuan Manipulasi Domisili Pemain Pekalongan Picu Kekecewaan Tim Kabupaten Semarang
Diduga Peras Pemilik Kafe Rp40 Juta, Oknum Advokat Dilaporkan ke Polres Rembang Ngaku Wakili Tokoh Agama!!
SKANDAL MEMALUKAN SDN DI UNGARAN MELEDAK” Guru Ngaji Diduga Cabuli 8 Siswi Damai Gelap Disusun ,Orang Tua Korban Dipaksa Bungkam
Wartawan Diduga Jadi Korban Penganiayaan Dan Penyekapan oleh Oknum Pegawai ,Perusahaan Kawasan Industri Semarang
ASN Salatiga Diperas Modus Penghapusan Berita, Uang Sudah Masuk ” Berita Hoaks Tetap Disebar!

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:40

Diduga Intimidasi Wartawan Saat Peliputan, Oknum Polisi di Tanggamus Disorot

Sabtu, 7 Maret 2026 - 22:53

Brutal! Warga Pedurungan Mengaku Dikeroyok dan Dipaksa Masuk Mobil, Dugaan Penyekapan Kini Dilaporkan ke Polrestabes Semarang

Kamis, 5 Maret 2026 - 15:49

Proses Hukum Dinilai Lamban, Kapolda Jateng Diminta Ambil Alih Kasus Oknum Pendeta

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:44

Protes Keras Liga Desa Jateng: Temuan Manipulasi Domisili Pemain Pekalongan Picu Kekecewaan Tim Kabupaten Semarang

Selasa, 30 Desember 2025 - 10:03

Diduga Peras Pemilik Kafe Rp40 Juta, Oknum Advokat Dilaporkan ke Polres Rembang Ngaku Wakili Tokoh Agama!!

Senin, 15 Desember 2025 - 22:59

SKANDAL MEMALUKAN SDN DI UNGARAN MELEDAK” Guru Ngaji Diduga Cabuli 8 Siswi Damai Gelap Disusun ,Orang Tua Korban Dipaksa Bungkam

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:31

Wartawan Diduga Jadi Korban Penganiayaan Dan Penyekapan oleh Oknum Pegawai ,Perusahaan Kawasan Industri Semarang

Sabtu, 6 Desember 2025 - 00:59

ASN Salatiga Diperas Modus Penghapusan Berita, Uang Sudah Masuk ” Berita Hoaks Tetap Disebar!

Berita Terbaru

error: Content is protected !!