Skandal Tambang Emas Ilegal di Magelang: Kepala Desa, Oknum Pengacara, dan Oknum TNI Diduga Terlibat ,Hukum Diuji di Tanah Paripurno

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 23:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAGELANG | JEJAKKONTRUKSI.COM Bau busuk praktik tambang emas ilegal kembali menguar dari jantung Kabupaten Magelang. Tak sekadar ulah penambang liar, tapi kali ini menyeret nama-nama berpengaruh: kepala desa, oknum pengacara, hingga aparat berseragam. Sebuah jaringan tambang yang konon “kebal hukum” sedang memainkan peran kotor di balik kilau emas.

Dari hasil penelusuran tim investigasi Jejakkontruksi.com, aktivitas tambang emas ilegal di Desa Paripurno, Kecamatan Salaman, berjalan terang-terangan bak proyek resmi. Padahal, kegiatan ini jelas melanggar UU Minerba dan aturan lingkungan hidup. Ironisnya, semua berlangsung di depan mata tanpa tindakan berarti.

Sumber kuat di lapangan menyebut, Kepala Desa Paripurno berinisial IKWN diduga menjadi otak di balik eksploitasi liar yang menggunakan tanah bengkok desa sebagai lokasi tambang. Ia disebut berkolaborasi dengan HD, ketua paguyuban setempat yang berperan sebagai pengatur operasional harian.

Lebih jauh lagi, muncul nama oknum pengacara berinisial ICH, yang disebut sebagai pendana utama sekaligus anggota aktif jaringan tambang ilegal ini. Sosok ini tak sendiri — YL, suaminya yang berstatus oknum anggota TNI Kodim Magelang, diduga menjadi “tameng keamanan” aktivitas tambang. Di lapangan, WN alias Saprol, tangan kanan ICH, menjadi koordinator operasional di lokasi.

“Kalau bukan karena ada yang kuat di belakang, mana mungkin tambang ilegal bisa berjalan seterbuka ini,” ungkap salah satu warga Paripurno yang meminta identitasnya disembunyikan.

Sementara itu, Polresta Magelang dan Ditkrimsus Polda Jateng disebut belum melakukan langkah tegas. Ada desas-desus “aroma kompromi” agar kasus ini tak naik ke permukaan. “Seolah ada tangan tak terlihat yang melindungi mereka,” tambah sumber lain yang terlibat dalam pemantauan lapangan.

Padahal, kerusakan lingkungan sudah tak bisa ditutup-tutupi. Lahan hancur, air keruh beracun, dan ancaman longsor mengintai rumah warga. Penggunaan bahan kimia ekstraktif tanpa izin menjadikan wilayah itu seperti bom waktu ekologis yang siap meledak.

Baca Juga  Penjaringan Perangkat Desa Grogol Diduga Tak Transparan, Kades Dinilai Lepas Tangan

Seorang aktivis lingkungan Magelang menegaskan,

“Kalau aparat diam, berarti hukum sudah benar-benar lumpuh. Di Paripurno, emas lebih berharga dari keadilan.”

Kini publik menatap tajam ke arah DLH, Gakkum KLHK, dan aparat penegak hukum.

Apakah mereka akan berani membongkar jaringan emas haram di Tanah Paripurno?

Ataukah hukum kembali membuktikan, tajam ke bawah  tumpul ke atas?

(Tim&Red]

 

 

 

 

Berita Terkait

Siapa di Balik Tambang Batu Kali Petung? Warga Desak Pemerintah Bongkar Status Perizinannya
Aparat Gabungan dan Warga Kompak Tutup Lokasi Judi Sabung Ayam dan Dadu  di Desa Karangsono
Tambang Ilegal Rusak Hutan Tehang, Warga Murka APH Diminta Jangan Tutup Mata!
Pasar Weleri Dijadikan Arena Judi Sabung Ayam ” Warga Geram Polisi Diminta Bertindak!
Praktik Togel Terang-terangan di Batang, Polisi Bungkam ” Warga Resah!
Solar Subsidi Diduga Disedot Mafia di Ungaran ” Truk Misterius Bolak-Balik Isi, Warga Desak Aparat Bertindak
Tambang Galian C Ngabean Boja Nekat Beroperasi Lagi, Diduga Langgar Penutupan, Legalitas Disorot Keras!!
Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Tanah Urug di Gunungpati Terus Berjalan” Legalitas Dipertanyakan!!

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 01:13

Siapa di Balik Tambang Batu Kali Petung? Warga Desak Pemerintah Bongkar Status Perizinannya

Jumat, 8 Mei 2026 - 20:36

Tambang Ilegal Rusak Hutan Tehang, Warga Murka APH Diminta Jangan Tutup Mata!

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:01

Pasar Weleri Dijadikan Arena Judi Sabung Ayam ” Warga Geram Polisi Diminta Bertindak!

Kamis, 7 Mei 2026 - 00:03

Praktik Togel Terang-terangan di Batang, Polisi Bungkam ” Warga Resah!

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:11

Solar Subsidi Diduga Disedot Mafia di Ungaran ” Truk Misterius Bolak-Balik Isi, Warga Desak Aparat Bertindak

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:42

Tambang Galian C Ngabean Boja Nekat Beroperasi Lagi, Diduga Langgar Penutupan, Legalitas Disorot Keras!!

Selasa, 21 April 2026 - 23:11

Diduga Tanpa Izin, Aktivitas Tanah Urug di Gunungpati Terus Berjalan” Legalitas Dipertanyakan!!

Kamis, 16 April 2026 - 20:13

Togel Meteseh Tak Tersentuh? Publik Sorot Kinerja Polsek Boja, Dugaan Pembiaran Mencuat

Berita Terbaru

error: Content is protected !!